Flip, Transfer Antar Bank Tanpa Biaya

06 Februari 2017 -

Apa itu Flip?

Flip? Apa itu? Mungkin pertanyaan yang sama dengan saya beberapa bulan yang lalu, ketika saya baru mengenal Flip. Awalnya saya hanya sekedar mencari Bank apa yang memberikan fasilitas gratis transfer ke bank lain. Namun tidak sengaja mendapatkan pencarian merujuk ke Flip.id

Waktu itu belum ada syarat ketat di Flip, cukup daftar dan verifikasi scan KTP atau Kartu Identitas, sudah bisa memanfaatkan fasilitas transfer. Selang beberapa bulan kemudian, Flip berkembang dan menerbitkan aturan baru. Bukan tanpa dasar aturan tersebut diperkuat dengan izin langsung dari BI. Hal ini tentunya menjadi kabar baik, bahwa Flip dapat dipercaya tentunya.

Dengan aturan baru tersebut, hanya pengguna yang telah melakukan verifikasi tatap muka yang dapat melakukan kegiatan transfer, serta diharuskan mentransfer sejumlah uang dengan kode unik yang ditentukan oleh Flip. Ini sangat masuk akal, karena BI pasti juga memikirkan perbankan lain. Dengan menentukan nominal kode unik tersebut hanya bisa dijangkau dengan transfer melalui rekening bank, tidak mungkin kan setor tunai dengan nominal pecahan 1 rupiah? Ini saya tangkap sebagai tindakan cerdas BI agar tidak ada 'ketidakadilan' dalam bidang ini.

Selain itu, Flip memiliki batasan (limit) untuk transfer. Setiap pengguna dibatasi maksimal Rp. 5.000.000,- untuk melakukan request pengiriman uang. Hal ini masuk akal, walau di bank konvensional menentukan limit sampai 5x lipat atau lebih, karena di Flip tidak membebankan biaya apapun dan apabila limitnya disamakan dengan bank, bisa jadi 'mati' pengiriman melalui bank. Setidaknya itu menurut saya.

Pengalaman memakai Flip.

Saya sendiri adalah pengguna internet aktif, bahkan bisa jadi saya 'mati kutu' apabila tidak ada koneksi internet. Dalam aktifitas saya, hal yang saya lakukan diantaranya adalah belanja. Mulai dari baju, aksesoris, hingga ke gadget.

Ternyata penggunaan Flip sangat membantu, mengingat saya hanya memiliki 1 rekening di sebuah bank saja. Bagaimana bisa? Banyak penjual yang menerima pembayarannya menggunakan bank A, bank B, bank C, dan lain-lain. Apabila mengikuti penjual, secara tidak langsung saya harus mengeluarkan kocek 'berlebih' untuk biaya transfer pembayarannya. Tidak banyak sih, sekitar Rp. 6500,- saja. Namun, sadar tidak sadar jika 10x transfer biaya transfernya bisa mencapai Rp. 65.000,- lumayan bisa untuk memberi kuota :D

Pertama makai Flip, pertanyaan yang muncul 'Jangan-jangan lambat nanti sampai dananya?", ternyata cukup cepat ditambah lagi ada informasi antriannya, jadi bisa memberi informasi kepada seller kapan kira-kira dananya masuk. Akhirnya saya sering menggunakan Flip! Ya, mudah, murah, dan cepat.

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.