Racun Alami pada Buah dan Sayur

29 Oktober 2016 -

Lagi musim khan vonis Jessica yang hampir mengakhiri kasusnya dalam 32 episode. Racun? Ya, sedikit ingin menguraikan tentang racun, perlu kita ketahui bahwa sebenarnya racun ada di sekitar kita. Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang pada benda atau bahkan pada makanan.

Zat kimia alami atau phytonutrient banyak terdapat dalam buah dan sayuran. Phytonutrient bukan termasuk dalam vitamin maupun mineral. Phytonutrient diproduksi secara alami oleh tanaman guna melindungi diri dari faktor lingkungan seperti hama, bakteri, virus, atau jamur. Salah satu jenis phytonutrient adalah likopen.

Likopen adalah phytonutrient yang membuat buah jadi berwarna dan penuh citarasa. Likopen biasanya terdapat di buah tomat, jambu batu, semangka, aprikot, dan jeruk bali. Likopen juga memiliki banyak manfaat, seperti mencegah serangan jantung dan stroke. Likopen berkhasiat mengurangi penyebaran kanker prostat, perut, paru-paru, maupun payudara.

Beberapa pasien dengan osteoporosis juga disarankan untuk mengkonsumsi buah atau sayuran yang mengandung likopen. Zat alami ini pun dikenal memiliki khasiat untuk mencegah penuaan dini. Meski begitu, tidak serta merta likopen dapat dikonsumsi terlalu banyak. Mengkonsumsi likopen harus segera dihentikan bila terjadi masalah berikut:

1. Alergi
Segera hentikan konsumsi makanan mengandung likopen bila terjadi reaksi alergi. Beberapa orang diketahui memiliki alergi terhadap likopen.

2. Masalah perut
Diare, mual, kram perut, kentut, atau bahkan muntah bisa terjadi bila terlalu banyak mengkonsumsi likopen. Biasanya, rasa asam seperti yang terkandung dalam tomat atau produk turunanny seperti saus jadi penyebabnya.

3. Lycopendodermia
Gejala ini biasanya timbul bila terlalu banyak makan buah atau sayur berwarna merah seperti tomat, bit, cabai merah, atau jenis buah beri. Efeknya adalah muncul bercak-bercak merah pada kulit. Banyak orang yang mengalami gejala ini setelah meminum terlalu banyak jus tomat.

4. Tekanan darah rendah
Konsumsi likopen juga bisa menurunkan tekanan darah. Berhati-hatilah untuk mengkonsumsinya bila Anda sudah meminum obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah. Namun karena itulah likopen sangat baik untuk mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

5. Sedang minum obat-obatan
Likopen bisa berinteraksi dengan obat-obatan kemoterapi yang diminum oleh pasien kanker. Likopen juga bereaksi terhadap antibiotik seperti Ciprofloxacin dan Dlestra. Sebaiknya berkonsultasilah dulu dengan dokter, sebelum mengkonsumsi likopen di saat bersamaan dengan obat-obatan.

Semoga informasi ini bermanfaat, saya Ratno Wistu.

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.