Biologi Seru Kalau Materi Reproduksi

02 September 2016 -

Terinspirasi dari celetukan orang, yang kurang lebih begini "Belajar Biologi gak ngantuk kalau materi Reproduksi". Saya pikir, apakah materi yang lain membuat mengantuk? Bisa iya, bisa tidak. Pada kasus ungkapan ini, jika materi lain dianggap 'obat tidur' oleh siswa, saya tidak tahu persis apakah gurunya punya trik khusus saat materi tentang reproduksi ini, atau otak anaknya yang ngeres ketika mendengar kata reproduksi itu sendiri.

Ini menjadi tanggung jawab semua pihak, dan saya rasa orang tua (dan calon orang tua) harus tahu.

Pemberian pendidikan kesehatan reproduksi (kespro) bisa dilakukan sejak dini, termasuk pada anak usia sekolah dasar (SD) melalui kurikulum penjagaan kesehatan reproduksi. Nah, pendidikan kespro yang diberi pun tak melulu hanya berupa anatomi tubuh atau proses reproduksi.

Pendidikan kespro tidak melulu hal-hal berbau seksual. Kita bisa sampaikan bagaimana konsep kesehatan reproduksi, bukan sekadar anatomi atau proses gimana sperma bertemu sel telur sampai terjadi pembuahan. Pendidikan kespro ini bisa disampaikan oleh guru, tenaga kesehatan, dan orang tua.

Untuk upaya pemberian pendidikan kespro, orang tua seharusnya tidak lepas tangan. Anak-anak perlu 'disentuh' karena mereka pasti butuh perhatian dari orang tuanya.

Dengan adanya pendidikan kespro, diharapkan bisa mencegah remaja melakukan perilaku seks berisiko. Kemudian, nantinya remaja mampu menjalani kehidupan reproduksi yang sehat dan bertanggung jawab.

Jadi nanti saat menikah, hamil, dan punya anak tahu kapan dia hamil, kapan stop punya anak. Untuk remaja, kalau pacaran ya pacaran sehat, artinya tetap sekolah dan jangan sampai mengorbankan harga diri. Buat anak perempuan, gimana kita orang tua bisa membuat mereka bisa mengatakan no pada seks bebas.

Kesehatan reproduksi pada prinsipnya adalah keadaan sempurna pada fisik, mental, sosial, dan spiritual seseorang, bukan hanya seputar penyakit atau kecacatan terkait sistem reproduksi. Surya mengatakan, belum semua orang mengetahui atau peduli tentang kespro.

Salah satu fungsi keluarga adalah menjalankan fungsi reproduksi yang sehat dan menghasilkan keturunan yang sehat dan berkarakter. Di keluarga pun edukasi kespro bisa dilakukan, kespro kan bagian dari kesehatan manusia juga.

Kurang lebih begitu, menurut saya.. :D

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.