Nikah Muda

07 Agustus 2016 -

Nikah muda? Santer pemberitaan terkait menikahnya anak sulung Arifin Ilham. Lantas Anda jadi berfikir nikah muda itu biasa dan bahkan harus? Coba berpikir logis, orang berani menikah muda kemungkinan:
  1. Sudah punya penghasilan. Tidak harus kerja kantoran, jadi PNS, dll, yang penting sudah punya penghasilan yang wajar dan memadai.
  2. Punya orangtua, mertua, saudara, kerabat atau orang lain yang kaya raya, yang siap membantu penghidupan anak dan menantunya, sampai mereka punya penghasilan yang memadai.
  3. Saat menikah belum berpenghasilan, namun sudah dijanjikan bekerja di tempat kerja yang memberikan gaji lumayan pasca menikah. Atau sudah ada proyek yang siap dikerjakan pasca menikah.
  4. Punya skill unik, yang bisa digunakan untuk mendapatkan penghasilan.
Jika modal nekat, bahkan tak terlatih bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambil, sebaiknya pikir-pikir dulu untuk memilih nikah muda. Dalam bahasa fiqih Syafi'i, yang modal nekat seperti ini makruh hukumnya menikah, bukan sunnah.

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.