Surat Terbuka Untuk XL - @XLcare

14 November 2013 -

Saya bisa dibilang lama menggunakan jasa operator yang satu ini, bahkan bisa dikatakan sejak awal XL memperluas jaringannya di wilayah Banjarmasin. Memang sempat berganti nomor, tetapi nomor XL juga.

Beberapa minggu yang lalu saya sempat kecewa dengan sistem di XL. Saya berlangganan RBT 1818 XL dengan 3 lagu, yaitu 1 untuk Time of Day, dan 2 untuk Jukebox. Saya menggunakan RBT 1818 XL itu hampir 4 tahun! Biasanya diperpanjang apabila telah mencapai 30 hari, dengan biaya Rp. 6600,00 namun karena suatu hal, beberapa minggu yang lalu pulsa saya dibawah Rp.  6600,00. Dari sini saya kekecewaan saya bermula, sistem secara otomatis memperpanjang ke RBT mingguan dengan biaya sebesar Rp. 3300,00.

Selang beberapa hari, saya menghubungi CS XL di 817 menginginkan agar RBT saya kembali ke mode bulanan, waktu itu CS pria yang mengangkat teleponnya. Setelah bla-bla-bla menjelaskan, kata CS tersebut saya cukup isi ulang pulsa secukupnya di akhir RBT mingguan nanti otomatis berpindah lagi ke bulanan.

Satu minggu, dua minggu, saya mencukupkan pulsa lagi. Tapi ternyata sistemnya sama, memotong biaya langganan secara mingguan. Merasa aneh dengan jawaban dan realitanya, saya menguhubungi CS XL lagi di 817. Kali ini CS wanita yang mengangkat, dan lagi saya bla-bla-bla, saya disuruh nunggu. OK menunggu, sudah hal yang wajib ada ketika menghubungi CS operator manapun. Tetapi, setelah beberapa menit menunggu, kata CS tersebut RBT-nya harus dimatikan dulu untuk dapat berlangganan bulanan lagi.

Jadi saya harus kehilangan lagu dan harus beli lagu lagi kalau ingin RBT? Setelah ada informasi dari CSnya bahwa saya harus mematikan RBT, serasa langsung disodorkan buah simalakama. Mau terus berlangganan, hitungannya lebih mahal. Mau stop, kehilangan 3 buah lagu (dan apabila beli lagu lagi, hitungan 3 lagu harganya).

Bagaimana ini tanggapan XL? Saya terganggu dengan sistem tersebut!

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.