Berpacu Dalam Lumpur

16 Juli 2012 -

Pagi ini, tak terlalu dini. Namun, padamnya lampu listrik cukup mengubah suasana pagi dan berimbas ke aktifitas lainnya yang seharusnya dijalani. Aku masih bermalas-malasan di pembaringan, tak bergeming walau telah kudengan kesibukan di kamar mandi sebelah.

Hari ini hari senin, sadar hari ini hari kerja (tetapi bukan untukku), mau tidak mau harus memacu kuda besi ke luar kota pagi ini. Bukan masalah keluar kotanya, tapi kali ini dihadapkan dengan jalan yang basah bekas hujan subuh tadi. Ironis, kedua betisku penuh dengan lumpur. Tak berbeda dengan motorku, tak hanya sedikit malahan sekujur badan motor sekarang penuh dengan lumpur. Well, nanti sore dicuci.

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.