Surat Cinta Untuk Malam

14 Februari 2012 -

Tiba-tiba saja aku ingin menulis, tiba-tiba saja aku ingin mengisi diari. Padahal, nyaris tak ada inspirasi hari ini. Hari Valentine? Owh, hari ini ternyata. Aku sendiri tidak memikirkannya lagi, kenapa? Aku hanya berfikir hari-hari antara minggu-sabtu, dan kesibukan-kesibukanku pada hari-hari itu.

Sudah cukup lama, hampir setiap hariku, terlebih 10 hari terakhir ini pikiranku terpaku pada satu hari di bulan Maret. Ada apa dengan Maret? Yah, sebut saja aku ulang tahun. Ulang tahun ke 17, jadi nanti aku sudah boleh pacaran.

Sekarang bagaimana kalimatnya? Pertanyaan itu melintas di pikiranku sendiri, karena sampai di paragraf ini ternyata aku tak tahu lagi harus menulis apa. Masih berusaha menguraikan "Surat Cinta Untuk Malam", aku mendengarkan lagu-lagu dari earphoneku. Berkali-kali, berulang-ulang...

Jika diumpamakan aku berdiri di depan gerbang, dan setelah gerbang tersebut terdapat jalan bercabang. Telah kutapakkan langkahku, dan kumantapkan kaki-kakiku. Menapaki jalan yang tepat, menapaki masa depan yang semoga saja ridha.. :)

#gakjelas

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.