Wanita Tua dan Sepedanya

04 Januari 2012 -

Aku duduk di kursi panjang di depan ruang kantorku, sembari mendengarkan rekan kerjaku bercerita tentang kehidupan pribadinya. Sebut saja inisialnya S. Aku hanya diam, dan mendengarkan, sesekali komentar kecil. Asik beliau bercerita, aku hanya bergumam, ada beberapa hal dari kasus beliau yang mirip dengan kasusku. Namun, aku tetap diam tak mau mengungkit apa yang ada di benakku. Tiba-tiba saja satu rekan kerjaku yang lain keluar dari ruangan kantor, sebut saja R, membahas tentang renovasi gedung yang sedang berjalan. Sontak arah pembicaraan berubah dan mengarah ke topik yang beliau bahas.

Seorang wanita, dengan baju olahraga berwarna hitam - jingga. Tergopoh-gopoh dia menuju kantor. Dia memasuki teras kantor, dan berniat melepas kedua alas kakinya.

A : "Bu, pakai aja. Gak apa-apa kok dipakai.."
U (unknown person) : "Makasih pak.."

A : "Sama-sama Bu, silahkan masuk. Ibu hendak berkeperluan dengan siapa?"
U : "Gak Pak, cuman mau nanya apakah disini ada lowongan kerja honorer?"

A : "Ada gak Bu?" tanyaku kepada rekan kerja di sampingku, yang secara jabatan memang atasanku.
S : "Sepertinya belum ada, maaf belum bisa membantu Bu" jawab beliau dengan nada lirih dan berwibawa.

U : "Iya Bu, gak apa-apa. Makasih banyak Bu.."

Dia beranjak keluar dan menuju gerbang, aku ikut berdiri dan mengantar pandang. Ku ikuti beliau sampai beliau menuju ke jalan, ternyata dia datang dengan membawa sebuah sepeda. Aku tertegun, seketika aku memanjat doa.. "Tidak disini, semoga setelah dari sini kau dapat kerjaan Bu.. Amin.."

Aku kembali duduk di kursi panjang depan kantorku, bersama rekan kerjaku yang lain. Itulah peristiwa yang kutemui kemarin sore. Satu hal yang aku kadang lupa, betapa aku harus bersyukur kepada Tuhan atas pekerjaan yang diberikan kepadaku hingga sekarang ini.. :(

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.