Menghindari Tilang

31 Desember 2011 -

Seorang Polisi Lalu Lintas menghentikan mobil seorang pemuda yang ngebut dengan kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud menilangnya.

Polisi : "Selamat malam Pak! Tolong lihat SIMnya?"
Pemuda : "Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara-gara terlalu sering ditilang"

Polisi : "Oya? Kalau begitu, tolong perlihatkan STNKnya"
Pemuda : "Nggak punya Pak! Soalnya ini bukan mobil saya, ini mobil hasil curian"

Polisi : "Mobil curian?" (gusar)
Pemuda : "Benar Pak! Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah ingat, saya lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya menyimpan pistol saya di sana"

Polisi : "Hah!? Ada pistol di kotak perkakas?" (makin gusar)
Pemuda : "Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya selesai merampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di bagasi"

Polisi : "Ada mayat di bagasi?"
Pemuda : "Iya Pak!"

Mendengar demikian, dengan panik Polisi menelepon atasannya yang kemudian menghubungi Kapolda. Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil-mobil polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap tenang.

Kapolda : "Boleh saya lihat SIM Anda, Pak?"
Pemuda : "Oh, tentu" (sambil menyerahkan SIMnya masih berlaku dan resmi)

Kapolda : "Mobil siapa ini?"
Pemuda : "Mobil saya Pak. Ini STNK saya" (sambil menyerahkan STNK yang juga masih berlaku)

Kapolda : "Boleh Anda buka kotak perkakas dengan perlahan dan tunjukkan kepada saya pistol Anda di sana?"
Pemuda : "Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol disana"

Kapolda : "Hmm.. Kalau begitu, boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat laporan bahwa ada mayat di sana"
Pemuda : "Baik Pak..." (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)

Kapolda : "Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya pistol di kotak perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi"
Pemuda : "Oh, begitukah ceritanya? Saya yakin si pembohong besar itu juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah"

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.