Nonton Bareng?

27 November 2011 -

Benar-benar konsep yang datar dan terlalu mendasar! Bagaimana tidak, nonton bareng dimaknai hanya sekedar nonton bersama banyak orang? Aku pikir, itu menjadi sebuah omong kosong yang kelewat nyaring untuk setiap orang namun faktanya tak lebih dari sekedar acara nonton bersama sekelompok orang tak dikenal.

Sabtu pagi aku menikmati keseharian dan aktifitas seperti biasa, nanti malam ada rencana untuk nonton bareng di Studio XXI, filmnya Twilight (Breaking Down). Sekitar pukul 10:00 aku berangkat ke Mall hanya untuk mengantri tiket, sebelum berangkat memang sudah hal-hal yang gak mengenakan. Apa itu? Antara jelas tidaknya siapa yang hendak ikut nonton, berujung pada kebingungan berapa jumlah tiket yang harus dibeli. Tarik ulur, ya sudah lah.. Tak apa.

Menunggu di Mall, ternyata loket belum dibuka. Hm, baru sekitar pukul 11:00 dibuka. Satu jam menunggu, belum lagi antrinya. Gak apa, biasa lah perjuangan hendak nonton film box office. Gara-gara antri itu, aku terlambat masuk kerja. Lagi-lagi gak apa, ya namanya untuk orang banyak..

Siang beranjak sore, kemudian petang dan malam mulai menjelang. Disini mulai terasa konsep nonton bareng menjadi tidak rame. Bagaimana tidak, tiket di tanganku namun orang-orangnya malah masing-masing dengan kegiatan. Aku bergumam, kalo aku mau berkegiatan sendiri padahal gak perlu aku nonton bareng. Aku tegur diriku sendiri waktu itu, kesombongan macam apa ini? Hanya luapan emosi atau bentuk yang lain.

Walaupun begitu aku tetap bertanya, dimana esensi nonton bareng apabila kejadiannya seperti ini? Datang ke bioskop setelah 15 menit film diputar, mungkin bagus dan mengapa tidak pas menit ke 100 baru datang? Bagus... Menunggu bukannya hal yang mengenakkan, semua orang juga tahu itu, dan aku tak dapat berbuat apa-apa karena aku juga tak mungkin meninggalkan masuk duluan.

Terlepas dari itu, apa bedanya nonton bareng dengan nonton sendirian? Toh datang ke bioskop langsung masuk ke studio, dan diam di dalam gedung? Lagi-lagi aku harus memetik pelajaran, semoga kedepannya tidak terulang lagi... :)

2 komentar:

  1. hahahaaaa....

    udah nonton ma aq aja mas.. :p

    prince of persia

    BalasHapus
  2. Haha... Film jaman kapan itu? :))

    BalasHapus

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.