15 Nopember

15 November 2011 -

Sepertinya aku enggan tersenyum kepada pagi, juga demikian halnya kepada siang serta senja yang mengiringnya. Setelah seharian aku di ruang kerja, dan naik turun kantor akhirnya adzan maghrib mengantar aku membuka gerbang rumahku.

Beberapa hal mungkin ada yang terlupakan, atau bahkan aku sendiri dilupakan aku juga tak tahu. Namun aku merasa pikiranku benar-benar kurang berstamina siang hari tadi. Sebenarnya aku tahu sebabnya, masih sama seperti yang kemarin-kemarin. Namun sepertinya hari ini sia-sia saja, toh tetap gak ada yang juga. Apa coba? Ingin, tapi ku tak bisa.. Begitulah, terlupakan atau istilah yang lain yang aku sendiri tak tahu. Aku hanya mencoba berfikir positif, tetapi hari ini ternyata susah..

Beranjak malam, aku duduk di depan televisi sambil menonton pertandingan bulu tangkis, bersama Bapak dan Ibu sambil sesekali kubuka YM. Seketika aku pun hilang minat melihatnya. Akhirnya aku mengobrol dengan Bapak dan Ibu, dan hari ini kuutarakan hal yang baru...

0 Komentar:

Beri Komentar

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.