Menulis, Ngeblog, dan Rasa Kantuk

23 Oktober 2011 -

Tulisan Kata Natalius nih, sesama rekan blogger.. :D

Begumam tapi tak berucap, berbicara namun tak ada yang mendengar, serta menggerutu tetapi tetap saja terpaku, hanya jemari yang memainkan nada pada barisan huruf-huruf di keyboard sebuah perangkat yang sekarang sedang ngetrend dijinjing kemana-mana oleh berbagai kalangan di masa atau jaman yang lebih tenar dengan nama jaman internet sekarang ini. Ya, hanya jemariku yang dari tadi bergerak sesuai perintah dari pusat sensorik maupun motorik di tubuh saya (otak). Kata demi kata terbentuk menjadi sebuah kalimat yang kemudian berkembang menjadi sebuah paragraf, sehingga terciptalah sesuatu yang sebagai kesatuan utuhnya dapat disebut sebuah karya tulisan, walaupun tulisan yang jemari tangan ini hasilkan belum atau bahkan sangat-sangat jauh sekali untuk dapat dikatakan layak baca oleh khalayak ramai.

Menulis bagaikan menumpahkan apa yang ada di dalam kepala, dikuras hingga kata-kata terakhir sehingga habis dan akan menjadi kehilangan kata-kata karena sudah tidak ada lagi yang bisa ditumpahkan, walaupun setetes. Menulis juga suatu proses peningkatan daya khayal yang apabila tidak dibatasi akan melebar, melenceng kemana-mana, mungkin di dalam suatu karya ilmiah hal ini dapat disamakan dengan Pembatasan Masalah pada sub Permasalahan.

Menulis itu teratur sesuai dengan konsep awal apa yang akan dan hendak ditulis, walaupun pada pelaksanaannya menulis akan mengakibatkan keterbukaan atas adanya ide-ide baru yang muncul saat menulis yang mana sebelum memulai menulis mungkin tak sempat terpikirkan.

Menulis juga dapat membangkitkan gairah, menulis bak doping atau lebih tepatnya pengganti kafein sebab melakukan kegiatan menulis dapat mengalahkan rasa kantuk yang menggelayuti mata saya di jam-jam makhluk yang disebut-sebut paling tinggi kodratnya sedang tertidur pulas. Tadi saya minum 2 (dua) cangkir kopi, tetapi tak semena-mena mampu mengatasi rasa kantuk saya, tetapi setelah saya menekan tombol power pada perangkat yang disebut Laptop/Netbook ini rasa kantuk itu hilang, saya semakin menjadi-jadi dibawa suasana asyik menulis artikel yang sekarang anda baca ini, dengan di temani secangkir teh hangat, dan beberapa batang cigaret tentunya. Selain itu suasana hangat jalan-jalan ke lapak (blog) milik orang lain juga membuat mata ini menganga semakin lebar.

Ya saya menulis untuk saya posting di blog saya, dan melakukan aktivitas ngeblog yang salah satunya adalah traveling ke berbagai rumah maya milik tetangga, yang jelas serta merta mengalahkan rasa kantuk saya. Dahsyat, saya kecanduan tingkat tinggi, mengalahkan candu kopi yang tadinya tak berhasil mengusir jauh-jauh rasa kantuk yang menghampiri saya, dan menjajah mata saya.

3 komentar:

  1. wuih artikel ane tuh, hahaha Thanks sobat sudah mau mengapresiasi tulisan saya, BTW koresi sedikit KATA NATALIUS yang benar bukan Katana Talius

    BalasHapus
  2. Wuih, tulisannya diapresiasi positif sekali bro. Mantabbb... Trims

    BalasHapus
  3. Kata Natalius : Hehe... Sesama blogger harus akur bro.. Udah dikoreksi itu. Hehe...

    Dwi Wahyudi : Dari borneo juga bro?

    BalasHapus

Anda harus memiliki akun Google untuk dapat mengirimkan komentar.